Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Monday, February 18, 2013

7 Tips Cara Memasak Paling Sehat

Kali ini Cahyo Saputro akan berbagi  7 Tips Cara Memasak Paling Sehat kepada agan-agan sekalian.

Bahan pangan seperti sayuran, daging, palawija yang sebenarnya kaya akan nutrisi dapat berubah menjadi makanan kurang sehat atau bahkan tidak sehat jika cara kita memasak salah. Padahal ada cara untuk mengolah makanan yang lezat tetapi tetap sehat.

Cara memasak dengan menggunakan suhu tinggi dapat menghancurkan vitamin yang terkandung dalam sayuran dalam sayuran, terutama vitamin C, folat, dan potasium, hingga 20 persen. Mungkin ini sebabnya mengapa penganut pola makan makanan mentah (raw food) meyakini cara terbaik menyajikan makanan adalah dengan tidak memasaknya.

Meskipun demikian penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar makanan justru akan lebih bernutrisi setelah dimasak, misalnya saja wortel, bayam, dan tomat. Proses pemasakan akan membantu pelepasan antioksidan dengan cara menghancurkan dinding sel sehingga zat-zat penting dalam sayuran itu lebih mudah diserap oleh tubuh.

Berikut adalah 7 Tips Cara Memasak Paling Sehat:

1. Menggunakan microwave
Memasak dengan microwave mungkin yang paling sehat karena waktu memasaknya singkat sehingga kerusakan nutrisi lebih sedikit. Penelitian menunjukkan memasak sayuran paling tepat adalah dengan microwave. Brokoli misalnya, kandungan vitamin C-nya lebih optimal jika dimasak dengan microwave.  Bahan makanan yang dimasak dengan microwave memang bisa menjadi kering, tetapi hal ini bisa dicegah dengan menambahkan sedikit air sebelum dipanaskan. Pastikan pula Anda menggunakan tempat makanan khusus untuk microwave.

2. Merebus
Merebus adalah cara yang mudah dan cepat. Anda hanya perlu menambahkan air dan sedikit garam. Namun suhu yang tinggi dan jumlah air yang banyak bisa mengurangi jumlah vitamin larut air dan mineral dalam sayuran sampai 70 persen. Merebus lebih dianjurkan untuk wortel, brokoli, atau zucchini (sayuran mirip mentimun hijau).

3. Mengukus
Hampir semua jenis bahan makanan, mulai dari sayuran sampai ikan cocok dikukus. Dengan metode memasak ini rasa asli dan nutrisi makanan tetap terjaga.

4. Merebus dengan sedikit air
Merebus dengan sedikit air (poaching) adalah cara yang direkomendasikan untuk makanan seperti ikan, telur, atau buah.

5. Membakar
Ini adalah metode pemasakan makanan langsung ke dalam panas atau api dalam waktu singkat. Pembakaran adalah cara yang dianjurkan untuk memasak daging yang dipotong, seperti sate.

6. Memanggang
Memanggang adalah cara yang dianjurkan untuk mendapatkan rasa daging yang tetap segar dan empuk. Tetapi beberapa riset menyebutkan cara memasak ini bisa meningkatkan risiko kanker pankreas dan kanker payduara. Memanggang di suhu tinggi akan menghasilkan reaksi kimia antara lemak dan protein dalam daging sehingga menghasilkan toksin yang akan merusak keseimbangan antioksidan dalam tubuh. Hal ini diketahui akan memicu diabetes dan penyakit kardiovaskular.

7. Menumis
Metode pemasakan ini hanya memerlukan sedikit minyak. Hampir sebagian besar bahan pangan cocok dimasak dengan cara ini.

Diatas adalah 7 Tips Cara Memasak Paling Sehat, dan ada satu tambahan lagi tips mengkonsumsi makanan secara sehat:

8. Tidak dimasak
Pola makan makanan mentah (raw food) sedang populer belakangan ini. Penganut pola makan ini mengklaim cara ini yang paling sehat karena kandungan vitamin, mineral, serat, dan enzim dalam sayuran tidak akan hilang. Meski begitu beberapa riset menyebut mengasup makanan mentah akan membuat kita kehilangan likopen dalam tomat serta antioksidan dalam wortel atau bayam.

Sekian 7 Tips Cara Memasak Paling Sehat oleh Cahyo Saputro, terima kasih atas kunjungan anda, semoga tips ini bermanfaat.

Tips Agar Kulit Awet Muda

Kali ini cahyo saputro akan berbagi Tips Agar Kulit Awet Muda.

Untuk membuat kulit kita awet muda tidak hanya melindungi kulit dari paparan sinar matahari atau menghindari konsumsi rokok saja. ada beberapa faktor yang membuat kulit kita akan lebih cepat tua.

Simaklah 6 hal yang berpotensi menghilangkan kekenyalan dan kelembutan kulit Anda berikut ini:



1. Konsumsi gula berlebih

Makanan ataupun camilan manis seperti cupcake dan permen bisa jadi sangat menggiurkan lidah kita. Namun, jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gula, ataupun makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti roti putih dan pasta, mungkin Anda akan mendapati kulit Anda terlihat lebih tua dari usianya.
Ketika gula masuk ke dalam tubuh, ia dipecah menjadi glukosa, yang kemudian disebut dengan proses glycation. Proses ini membuat kolagen yang ada didalam kulit bertambah keras sehingga mengurangi kelenturan kulit. Untuk itu, pilihlah makanan dengan kadar gula rendah atau dengan indeks glikemik tinggi seperti sayur-sayuran dan buah-buah sebagai pengganti camilan manis.

2. Duduk dekat jendela

Meskipun Anda sudah mengoleskan sunblock ber-SPF setiap pagi, kulit Anda masih dapat menderita akibat sinar matahari jika Anda duduk di dekat jendela baik di ruangan ataupun di mobil. Sinar ultraviolet memiliki gelombang yang panjang dan dapat menembus jendela kaca sehingga dapat melakukan penetrasi lebih dalam ke kulit. Untuk menghindarinya, Anda perlu mengoleskan sunblock Anda berulang-ulang, kira-kira dua jam sekali, jika Anda sedang ada di dalam mobil ataupun duduk di dekat jendela.

3. Stres

Stres dapat memainkan peran besar dalam membuat Anda kelihatan lebih tua daripada usia Anda. Ketika Anda stres, tubuh Anda akan lebih banyak memproduksi kortisol, hormon stres, yang meningkatkan tingkat matriks metalloproteinase, enzim yang memecah kolagen dan elastin. Apabila Anda kekurangan kolagen dan elastin, kulit Anda pun akan menua dengan lebih cepat. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk dapat melakukan manajemen stres. Memperbaiki kualitas tidur dan melakukan yoga mungkin dapat membantu.

4. Melewatkan jam tidur

Tidur adalah waktu bagi tubuh Anda untuk melakukan penyembuhan. Saat tidur juga terjadi regenerasi kulit. Sehingga kurang tidur dapat berarti pula terlihat lebih tua. Jika Anda tidak dapat mencukupi kebutuhan tidur malam Anda, tidur siang mungkinh dapat menjadi solusi. Cobalah untuk sebisa mungkin menyisipkan tidur siang di sela-sela kegiatan Anda. Meskipun hanya 10 menit, tetapi sudah dapat membuat perbedaan besar.

5. Salah pilih produk "anti-aging"

Produk anti-aging harus disesuaikan dengan jenis kulit. Seringkali produk anti-aging untuk kulit kering sebenarnya diperuntukkan untuk kulit yang sangat kering. Sebaiknya Anda melihat kembali komposisi dari produk anti-aging sebelum Anda memilihnya. Serta jangan menggunakan produk anti-aging berlebihan dan tetap mencukupi kebutuhan nutrisi Anda dari makanan untuk menjaga kesehatan kulit.

6. Tinggal di perkotaan

Polusi yang sangat sering dijumpai di perkotaan memberikan Anda oksidatif tambahan yang dapat berakibat buruk pada kulit. Radikal bebas dalam polusi mengaktifkan MMPs, enzim yang dapat memecah kolagen dan elastin sehingga dapat membuat kulit Anda menua lebih cepat. Jika Anda tinggal di perkotaan, solusi untuk menghindari radikal bebas adalah dengan rajin merawat kulit. Serta selalu konsumsi makanan dan minuman yang kaya antioksidan seperti vitamin C dan E.

Sekian Tips Agar Kulit Awet Muda dari Cahyo Saputro.